Ayo Belajar

Selamat Datang Di Website Belajar Matematika Merupakan Kumpulan Materi Matematika SD, Materi Matematika SMP, Materi Matematika SMA/SMK, Contoh Soal dan Pembahasan

Materi Matematika SD Kelas 4 Sifat - Sifat Operasi Hitung

Selamat datang Teman Teman Di Tempat Belajar Matematika Oline, Disini kalian akan menemukan berbagai solusi dari pelajaran matematika yang kalian butuhkan, Didalam sini merupakan referensi belajar anda bukan berarti sebagai patokan belajar. Materi yang Tersedia disini Diantaranya Materi Matematika Sd, SMP, SMA, SMK, Contoh Soal dan Pembahasan, Matematika Dasar, Matematika SMP,matematika aljabar,Matematika Akutansi, Matematika Ekonomi,matematika anak usia dini, Matematika Diskrit, Dan pada kesempatan kali ini Materi matematika yang kami bagikan kali ini yaitu Materi Matematika SD Kelas 4 Sifat - Sifat Operasi Hitung, Tetap semangat belajar matematika Karena Matematika itu Mudah Berikut Materi Matematika SD Kelas 4 Sifat - Sifat Operasi Hitung Selengkapnya.

lihat juga


Materi Matematika SD Kelas 4 Sifat - Sifat Operasi Hitung

Operasi hitung bilangan merupakan materi dasar yang diajarkan pada anak sekolah dasar dimana operasi bilangan ini merupakan pondasi pemahaman awal dalam matematika sehingga membantu sobat dalam pemecahan masalah. Nah apa saja yang akan kami bahas dalam operasi hitung bilangan, berikut akan kami jelaskan dan kami berikan contohnya agar sobat lebih mudah memahami.
  1. Sifat Operasi Hitung

  • Sifat Pertukaran (Komulatif)
Penjumlahan a+ b = b + a2 + 8 = 8 + 2 = 10
Perkaliana x b = b x a9 x 5 = 5 x 9 = 45
  • Sifat Pengelompokan (Asosiatif)
Penjumlahan (a + b) + c = a + (b + c)(11 + 5)+ 3= 11 + (5 + 3) =19
Perkalian(a x b) x c = a x (b x c)(12 x 2) x 4= 12 x (2 x 4) = 96
  • Sifat Penyebaran (Distributif)
Perkalian terhadap Penjumlahana x (b + c) = (a x b) + (a x c)=2 x (13 + 2)
= (2 x 13) + (2 x 2)
= 30
Perkalian terhadap Pengurangana x (b – c) = (a x b) – (a x c)= 4 x (12 – 8)
= (4 x 12) – (4 x 8)
= 16

  1. Bilangan Ribuan

Bilangan yang terdiri dari 4 angka disebut bilangan ribuan, contoh sbb:
Bilangan 2375
AngkaNilai TempatNilai Angka
2ribuan2000
3ratusan300
7puluhan70
5satuan5
Bilangan tersebut dibaca menjadi dua ribu tiga ratus tujuh puluh lima
Urutan bilangan terdiri dari satuan-puluhan-ratusan-ribuan-puluh ribuan dan seteruusnya. Untuk mengurutkan dan membandingkan bilangan kita melihat masing-masing angka dari masing-masing bilangan dimulai dari nilai tempat paling kiri.
Contoh: membandingkan 2798 < 2698 > 1698 , mengurutkan 1698,2698,2798

  1. Perkalian dan Pembagian Bilangan

  • Operasi Perkalian
  • Perkalian sebagai penjumlahan berulangContoh: 5 x 23 = 23 + 23 + 23 + 23 + 23 = 115
  • Perkalian langsung (sifat komutatif perkalian)Contoh: 5 x 23 = 23 x 5 = 115
  • Perkalian bersusun:perkalian bersusun
  • Operasi Pembagian
  1. Pembagian Tanpa SisaContoh: 40 : 8 = 5
  2. Pembagian BersisaContoh: 25 : 6 = 4 (sisa 1) = 4 1/6 (disebut pecahan campuran)
  1. Operasi Hitung Campuran

  • Operasi penjumlahan dan pengurangan adalah setingkat, urutan pengerjaannya dari kiriContoh : 245 + 35 – 128 = (245 + 35) – 128 = 280 – 128 = 152
  • Operasi perkalian dan pembagian adalah setingkat, urutan pengerjaannya dari kiriContoh : 75 : 5 x 4 = (75:5) x 4 = 15 x 4 = 60
  • Operasi hitung perkalian dan pembagian lebih tinggi dibandingkan perkalian dan penguranganContoh: 187 + 42 : 7 = 187 + (42:6) = 187 + 7 = 194
    Namun jika dalam operasi hitung campuran terdapat tanda kurung, maka operasi hitung yang didalamnya dikerjakan paling awal
    Contoh: (162 – 12) x 3 = 150 x 3 = 450
  1. Pembulatan dan Penaksiran

  • Pembulatan Bilangan ke Satuan Terdekat
  1. Jika angka tersebut kurang dari 5 ( 1,2,3,4) maka bilangan dibulatkan ke bawah (dihilangkan)operasi hitung 1
  2. Jika angka tersebut lebih dari 5 ( 5,6,7,8,9) maka bilangan dibulatkan ke atas (satuan ditambah 1)operasi hitung 2
    Baca Juga materi kami tentang angka penting
  • Menaksir Hasil Operasi Hitung Dua Bilangan
  1. Taksiran atas → dengan membualatkan bilangan keatasContoh: Tentukan hasil operasi hitung 43 x 28
    43 dibulatkan 50, 28 dibulatkan 30
    Jadi taksiran 43 x 28 = 50 x 30 =1500
  2. Taksiran bawah à dengan membulatkan bilangan kebawahDengan contoh sama dengan diatas maka:
    43 dibulatkan 40, 28 dibulatkan 20
    Jadi taksiran 43 x 28 = 40 x 20 = 800
  3. Taksiran terbalik → membulatkan bilangan sesuai aturan pembulatanDengan contoh sama dengan diatas maka:
    43 dibulatkan 40, 28 dibulatkan 30
    Jadi taksiran 43 x 28 = 40 x 30 = 1200
  1. Menaksir Harga Kumpulan BarangUntuk melakukan penaksiran harga kumpulan barang atau operasi hitung uang dalam satuan atau lebih, dapat dilakukan dengan pembulatan sampai ribuan terdekat.Contoh:
    Dini dan ayahnya membeli alat tulis sekolah sbb: buku 3, pensil 2, penggaris 1. Harga setiap barang berturut-turut buku Rp 3.575, pensil 2.350, penggaris Rp1.750. Berapa kira-kira Dini dan ayahnya akan membayar di kasir?
    Jawab:
    Taksiran harga sbb:
    Buku = Rp 3.575 ditaksir Rp 3.600 → 3 buku = 3 x Rp 3.600 = Rp 10.800
    Pensil = Rp 2.350 ditaksir Rp 2.400 → 2 pensil = 2 x Rp 2.400 = Rp 4.800
    Penggaris = Rp 1.750 ditaksir Rp 1.800 → 1 penggaris = 1 x Rp 1.800 = Rp 1.800
    Jadi Dini dan Ayahnya akan membayar dikasir sejumlah Rp 17.400


Materi Matematika SD Kelas 4 Sifat - Sifat Operasi Hitung
Demikianlah Pembahasan Kita Kali ini Mengenai Materi Matematika SD Kelas 4 Sifat - Sifat Operasi Hitung,Semoga kalian bisa memahami penjelasan materi di atas dengan mudah sehingga kalian tidak akan mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal - soal yang berkaitan dengan materi ini. Selamat belajar!.

artikel ini url permalinknya adalah http://www.belajarmatematika.info/2017/07/materi-matematika-sd-kelas-4-sifat.html Beri tahu teman teman kalian tentang artikel ini agar bisa lebih bermanfaat. Terima Kasih Telah Berkunjung dan Tetap Semangat Dalam Belajar
Blogger
Disqus

No comments