Ayo Belajar

Selamat Datang Di Website Belajar Matematika Merupakan Kumpulan Materi Matematika SD, Materi Matematika SMP, Materi Matematika SMA/SMK, Contoh Soal dan Pembahasan

Materi Matematika Pembulatan dan Penaksiran Bilangan Bulat

Selamat datang Teman Teman Di Tempat Belajar Matematika Oline, Disini kalian akan menemukan berbagai solusi dari pelajaran matematika yang kalian butuhkan, Didalam sini merupakan referensi belajar anda bukan berarti sebagai patokan belajar. Materi yang Tersedia disini Diantaranya Materi Matematika Sd, SMP, SMA, SMK, Contoh Soal dan Pembahasan, Matematika Dasar, Matematika SMP,matematika aljabar,Matematika Akutansi, Matematika Ekonomi,matematika anak usia dini, Matematika Diskrit, Dan pada kesempatan kali ini Materi matematika yang kami bagikan kali ini yaitu Materi Matematika Pembulatan dan Penaksiran Bilangan Bulat, Tetap semangat belajar matematika Karena Matematika itu Mudah Berikut Materi Matematika Pembulatan dan Penaksiran Bilangan Bulat Selengkapnya.

lihat juga


Materi Matematika Pembulatan dan Penaksiran Bilangan Bulat

Pembulatan bilangan adalah suatu proses mengurangi cacah bilangan ke bilangan yang terdekat. Pembulatan akan membantu dalam proses perhitungan, tetapi memiliki kelemahan bahwa hasil perhitungan tersebut akan memiliki selisih dari perhitungan awal, sehingga kurang akurat.

Pada proses pembulatan, memiliki ketentuan bahwa :

1. Bilangan desimal yang memiliki angka dibelakang koma kurang dari 5 maka dibulatkan ke bilangan terdekat dibawah nya.

Misal : 2,3 maka dibulatkan ke 2.


2. Bilangan desimal yang memiliki angka dibelakang koma lebih atau sama dengan 5 maka dibulatkan ke bilangan terdekat diatas nya.

Misal : 2,7 maka dibulatkan ke 3.


3. Bilangan yang memiliki angka terakhir kurang dari 5 maka dibulatkan ke bilangan terdekat dibawah nya.

Misal : 101 maka dibulatkan ke 100.


4. Bilangan yang memiliki angka terakhir lebih atau sama dengan 5 maka dibulatkan ke bilangan terdekat di atas nya.

Misal : 108 maka dibulatkan ke 110.


Contoh Pembulatan:

a. 5,1 \times 2

pada perhitungan tersebut 5,1 dapat dibulatkan menjadi 5, karena lebih mendekati 5 dibandingkan ke 6. sehingga perhitungan tersebut menjadi 5 \times 2, dapat dilihat bahwa perhitungan jadi lebih mudah yaitu 5 \times 2, tetapi perhitungan nya memiliki selisih, dimana awal perhitungan 5,1 \times 2 = 10,2 sedangkan setelah pembulatan menjadi 5 \times 2 = 10, jadi terdapat selisih 0,2.


b. 2,8 \times 5

karena bilangan desimal 2,8 lebih dekat ke angka 3 dibandingkan ke angka 2 maka dapat dibulatkan menjadi 3, sehingga menjadi 3 \times 5. Perhitungan tersebut menjadi lebih mudah dikerjakan dibanding ketika masih bentuk desimal. Tetapi perhitungan tersebut juga memiliki selisih, dimana ketika 2,8 \times 5 = 14 dan 3 \times 5 = 15, jadi memiliki selisih 1.


c. 13 \times 4

dapat di sederhanakan menjadi 10 \times 4, karena 13 lebih dekat ke angka 10 dibandingkan ke 20, sehingga menjadi 10 \times 4. Perhitungan tersebut memiliki selisih, dimana pada awal perhitungan 13 \times 4 = 52 menjadi 10 \times 4 = 40, jadi memiliki selisih yang cukup besar yaitu 12, sehingga perhitungan tersebut kurang akurat.


d. 19 \times 4

dapat di sederhanakan menjadi 20 \times 4, karena 19 lebih dekat ke angka 20 dibandingkan ke 10, sehingga menjadi 20 \times 4. Perhitungan tersebut memiliki selisih, dimana pada awal perhitungan 19 \times 4 = 76 menjadi 20 \times 4 = 80, jadi memiliki selisih yang cukup besar yaitu 4, sehingga perhitungan tersebut kurang akurat.


Penaksiran Bilangan

Penaksiran bilangan adalah proses memperkirakan suatu hasil jawaban dengan cara pembulatan kedua angka yang diberi operasi perhitungan. Hasil suatu penaksiran biasanya diawali dengan kata-kata “Kira-kira”, “Kurang lebih”, “sekitar”. Sama seperti pembulatan, penaksiran bilangan bukan suatu proses yang akurat, karena hasinya akan memiliki selisih.


Contoh penaksiran:

a. 203 + 109

maka dapat dilakukan pembulatan menjadi 200 + 110, sehingga hasil operasi penjumlahan bilangan tersebut kira-kira sama dengan 200 + 110 = 310. perhitungan tersebut memiliki selisih, dimana seharusnya 203 + 109 = 312, sehingga memiliki selisih 2.


b. 108 \times 11,

dapat dilakukan pembulatan menjadi 110 \times 10, sehingga hasil operasi perkalian tersebut kira-kira sama dengan 110 \times 10 = 1100. perhitungan tersebut memiliki selisih, dimana seharusnya 108 \times 11 = 1188, sehingga memiliki selisih yang cukup besar, yaitu 88.




Materi Matematika Pembulatan dan Penaksiran Bilangan Bulat
Demikianlah Pembahasan Kita Kali ini Mengenai Materi Matematika Pembulatan dan Penaksiran Bilangan Bulat,Semoga kalian bisa memahami penjelasan materi di atas dengan mudah sehingga kalian tidak akan mengalami kesulitan dalam mengerjakan soal - soal yang berkaitan dengan materi ini. Selamat belajar!.

artikel ini url permalinknya adalah http://www.belajarmatematika.info/2017/06/materi-matematika-pembulatan-dan.html Beri tahu teman teman kalian tentang artikel ini agar bisa lebih bermanfaat. Terima Kasih Telah Berkunjung dan Tetap Semangat Dalam Belajar
Blogger
Disqus

Tidak ada komentar